Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) Versi 2
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan bangga mempersembahkan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) Versi 2. Dokumen ini merupakan penyempurnaan dari TKBI versi sebelumnya, yang dirancang untuk mendukung komitmen Indonesia terhadap Net Zero Emission (NZE) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
TKBI Versi 2 hadir dengan penyempurnaan metodologi dan kriteria yang lebih komprehensif untuk mengklasifikasikan kegiatan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
Latar Belakang
Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kebutuhan transisi menuju ekonomi rendah karbon, Indonesia memerlukan panduan yang jelas untuk mengidentifikasi dan memfasilitasi investasi pada kegiatan ekonomi yang berkelanjutan. TKBI Versi 2 dikembangkan sebagai respons terhadap:
- Dinamika dan perkembangan keuangan berkelanjutan di tingkat nasional dan internasional
- Kebutuhan akan standar yang lebih detail dalam mengklasifikasikan kegiatan ekonomi berkelanjutan
- Urgensi percepatan transisi menuju ekonomi rendah karbon dan resilient terhadap perubahan iklim
- Komitmen Indonesia dalam Paris Agreement dan target NZE 2060
Penyempurnaan dalam TKBI Versi 2
1. Metodologi yang Lebih Komprehensif
TKBI Versi 2 mengadopsi metodologi yang lebih detail dengan mempertimbangkan aspek-aspek berikut:
- Kriteria teknis yang lebih spesifik untuk setiap sektor ekonomi
- Threshold yang terukur dan berbasis sains
- Prinsip "Do No Significant Harm" (DNSH) yang lebih ketat
- Safeguards sosial yang komprehensif
2. Cakupan Sektor yang Diperluas
Versi baru ini mencakup lebih banyak sektor ekonomi, termasuk:
- Energi dan utilitas
- Transportasi dan logistik
- Manufaktur dan industri
- Pertanian, kehutanan, dan perikanan
- Konstruksi dan properti
- Teknologi informasi dan komunikasi
- Kesehatan dan pendidikan
3. Kriteria Hijau, Kuning, dan Merah
TKBI Versi 2 menggunakan sistem klasifikasi tiga warna:
- Hijau: Kegiatan yang sudah sejalan dengan ekonomi rendah karbon dan berkelanjutan
- Kuning: Kegiatan transisi yang sedang bergerak menuju keberlanjutan
- Merah: Kegiatan yang tidak sejalan dengan ekonomi berkelanjutan
Manfaat Implementasi TKBI Versi 2
Implementasi TKBI Versi 2 memberikan berbagai manfaat, antara lain:
- Panduan Investasi: Memberikan acuan yang jelas bagi investor dan lembaga keuangan dalam menyalurkan dana ke kegiatan berkelanjutan
- Transparansi: Meningkatkan transparansi dalam pelaporan kegiatan berkelanjutan
- Mitigasi Greenwashing: Mencegah praktik greenwashing dengan kriteria yang objektif dan terukur
- Akses Pembiayaan: Membuka akses pembiayaan berkelanjutan bagi pelaku usaha yang memenuhi kriteria
- Daya Saing: Meningkatkan daya saing Indonesia dalam menarik investasi berkelanjutan global
Implementasi dan Roadmap
OJK telah menyusun roadmap implementasi TKBI Versi 2 secara bertahap:
- Fase 1 (2025): Sosialisasi dan capacity building untuk lembaga jasa keuangan
- Fase 2 (2025-2026): Implementasi wajib untuk lembaga jasa keuangan dalam pelaporan portofolio berkelanjutan
- Fase 3 (2026-2027): Integrasi penuh dengan sistem pelaporan dan pengawasan OJK
- Fase 4 (2027 onwards): Review dan penyempurnaan berkelanjutan
Catatan Penting: Lembaga jasa keuangan diharapkan untuk mulai mempersiapkan sistem dan proses internal mereka untuk mengakomodasi implementasi TKBI Versi 2.
Dukungan dan Sumber Daya
OJK berkomitmen untuk mendukung implementasi TKBI Versi 2 melalui:
- Program pelatihan dan capacity building
- Panduan teknis dan FAQ
- Platform konsultasi dan asistensi teknis
- Workshop dan webinar berkala
- Kolaborasi dengan stakeholder domestik dan internasional
Kesimpulan
TKBI Versi 2 merupakan langkah strategis Indonesia dalam mempercepat transisi menuju ekonomi berkelanjutan. Dengan kriteria yang lebih komprehensif dan detail, TKBI Versi 2 akan menjadi instrumen penting dalam mengarahkan aliran dana ke kegiatan ekonomi yang mendukung pencapaian target NZE 2060 dan SDGs.
Kami mengajak seluruh stakeholder sektor jasa keuangan untuk mempelajari dan mengimplementasikan TKBI Versi 2 ini. Bersama-sama, kita dapat mewujudkan sektor keuangan yang tidak hanya tangguh dan inklusif, tetapi juga berkelanjutan untuk generasi mendatang.