Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia

Sistem klasifikasi yang dikembangkan oleh OJK untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kegiatan ekonomi yang mendukung pencapaian tujuan lingkungan dan sosial di Indonesia

Mencegah Greenwashing
Net Zero 2060
Keuangan Berkelanjutan

3

Kategori Klasifikasi

6

Tujuan Lingkungan

20+

Sektor Ekonomi

Apa itu TKBI?

Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) adalah sistem klasifikasi komprehensif yang mengategorikan kegiatan ekonomi berdasarkan kontribusinya terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial. TKBI berfungsi sebagai:

  • Panduan Investasi: Membantu pelaku pasar mengidentifikasi peluang investasi berkelanjutan
  • Standar Klasifikasi: Menyediakan definisi yang jelas tentang apa yang termasuk "berkelanjutan"
  • Alat Transparansi: Meningkatkan transparansi dalam pelaporan keuangan berkelanjutan
  • Framework Penilaian: Memberikan kriteria teknis untuk menilai kegiatan ekonomi

Tujuan Utama TKBI

TKBI dikembangkan dengan empat tujuan strategis yang saling mendukung:

Mendorong Pertumbuhan Keuangan Berkelanjutan

Meningkatkan alokasi pembiayaan dan investasi ke sektor dan kegiatan yang mendukung keberlanjutan

Mencegah Greenwashing

Memberikan standar yang jelas untuk mencegah klaim berkelanjutan yang menyesatkan

Mendukung Net Zero Emission 2060

Berkontribusi pada pencapaian target NZE Indonesia melalui transformasi sistem keuangan

Mendukung Pencapaian SDGs

Menyelaraskan investasi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals)

Sistem Klasifikasi TKBI

TKBI mengklasifikasikan kegiatan ekonomi ke dalam tiga kategori utama berdasarkan dampaknya terhadap lingkungan dan sosial:

HIJAU

Kegiatan Berkelanjutan

Kegiatan ekonomi yang secara substansial berkontribusi positif terhadap tujuan lingkungan dan sosial. Contoh: energi terbarukan, efisiensi energi, transportasi ramah lingkungan, dan konservasi keanekaragaman hayati.

KUNING

Kegiatan Transisi

Kegiatan yang masih menggunakan teknologi atau metode konvensional namun memiliki roadmap jelas untuk bertransisi menuju praktik berkelanjutan. Diperlukan komitmen dan target waktu yang terukur.

MERAH

Kegiatan Tidak Berkelanjutan

Kegiatan yang tidak mendukung atau bertentangan dengan tujuan keberlanjutan. Contoh: penggunaan bahan bakar fosil tanpa upaya mitigasi, deforestasi, dan aktivitas yang merusak lingkungan secara signifikan.

Prinsip-Prinsip Utama

1. Kontribusi Substansial (Substantial Contribution)

Kegiatan ekonomi harus memberikan kontribusi yang signifikan terhadap minimal satu tujuan lingkungan atau sosial yang ditetapkan dalam TKBI.

2. Do No Significant Harm (DNSH)

Kegiatan yang berkontribusi positif pada satu tujuan tidak boleh memberikan dampak negatif signifikan terhadap tujuan lingkungan lainnya. Terdapat enam tujuan lingkungan:

  • Mitigasi perubahan iklim
  • Adaptasi perubahan iklim
  • Penggunaan berkelanjutan dan perlindungan sumber daya air dan laut
  • Transisi menuju ekonomi sirkular
  • Pencegahan dan pengendalian polusi
  • Perlindungan dan pemulihan keanekaragaman hayati dan ekosistem

3. Minimum Social Safeguards

Kegiatan harus mematuhi standar minimum dalam aspek sosial, termasuk:

  • Hak asasi manusia
  • Hak tenaga kerja
  • Anti-korupsi dan suap
  • Perpajakan yang adil
  • Kompetisi yang sehat

4. Kriteria Teknis

Setiap kegiatan ekonomi harus memenuhi kriteria teknis spesifik yang terukur dan berbasis sains untuk dapat dikategorikan sebagai berkelanjutan.

Implementasi TKBI

Siapa yang Wajib Menerapkan?

  • Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang diawasi OJK
  • Emiten dan Perusahaan Publik
  • Perbankan (Bank Umum, BPR, Bank Syariah)
  • Perusahaan Asuransi dan Reasuransi
  • Dana Pensiun
  • Perusahaan Pembiayaan
  • Manajer Investasi

Tahapan Implementasi

Implementasi TKBI dilakukan secara bertahap dengan roadmap yang jelas:

  • Fase Persiapan: Sosialisasi, pelatihan, dan pengembangan sistem
  • Fase Pilot: Uji coba implementasi pada sektor atau institusi tertentu
  • Fase Implementasi Penuh: Penerapan wajib untuk semua pihak yang ditargetkan
  • Fase Evaluasi: Review dan penyempurnaan berkala

Siap Menerapkan TKBI?

Akses tools dan resources untuk membantu implementasi TKBI di institusi Anda